Friday, March 19, 2010

Aplikasi Komputer

Judul di atas merupakan salah satu matakuliah yang harus saya ikuti semester ini sebagai mahasiswa baru. Karena memang saya sangat menyukai dunia Teknologi Informasi, yang salah satunya mengenai aplikasi-aplikasi komputer, saya sangat antusias kepada matakuliah yang satu ini.

Asumsi saya, matakuliah ini akan mengajarkan dan memberitahukan informasi / sejarah tentang aplikasi-aplikasi komputer. Karena seperti kata bijak yang pernah saya tahu, yaitu "Orang yang pintar adalah orang yang mempelajari sejarah", saya percaya dan merasakan sendiri pentingnya mengetahui sejarah. Karena dari sejarah-sejarah itulah manusia belajar dan memperbaikin dirinya terus menerus.

Ketika pertemuan pertama tiba, berusaha menjadi mahasiswa yang baik, saya mengikuti perkuliahan dengan tenang. Setelah acara perkenalan (maklum ini awal perkuliahan), dosen saya memberikan garis besar tentang materi yang akan diajarkan pada matakuliah aplikasi komputer ini. Begitu terkejutnya saya mengetahui, bahwa asumsi saya tentang matakuliah 'Aplikasi Komputer' ini sangatlah tidak sesuai dengan materi yang akan diberikan. Adapun matakuliah ini akan mengajarkan bagaimana cara menggunakan produk software 'office suite' dari salah satu 'perusahaan perangkat lunak yang terkenal di seluruh dunia'. Dan saya tidak menggunakan software tersebut, karena tidak mampu membelinya (setidaknya saya berusaha untuk tidak menjadi pembajak).

Akhirnya saya bertanya kepada dosen saya, bagaimana dengan kami yang tidak menggunakan software yang akan diajarkan pada mata kuliah ini. Dan dosen saya menjawabnya ringan, 'Anda bisa cari rental komputer untuk mengerjakan tugas dengan software ini'. Wah.... Jujur saya sangat kecewa karena hal ini, tidak saja matakuliah ini tidak sesuai dengan asumsi saya (berdasarkan nama matakuliah ini) tetapi juga menurut pendapat saya, matakuliah ini 'memaksa' saya, yang tidak menggunakan software tersebut untuk membeli (atau mungkin membajak jika saya tidak mampu membelinya). Bagaimana saya bisa lulus matakuliah ini kalau setiap kali materi yang diberikan harus saya pelajari di rental komputer karena saya tidak memiliki software tersebut.

Menurut saya, nama matakuliah ini lebih tepat diganti dengan 'Aplikasi office-vendor-terkenal'. Moga-moga hal ini tidak terjadi pada mahasiswa-mahasiswa yang akan datang, dan mereka dapat memilih atau setidaknya diberitahukan bahwa di luar sana ada alternative lain selain software yang relative mahal itu dan tidak memaksakan diri untuk memakainya dengan membajak. Jika hasil karya kita ingin dihargai orang lain maka hargailah hasil karya orang lain.


Read more!

Friday, February 26, 2010

Seminar Sehari Linux


Sehari sebelum hari raya imlek dan valentine yang jatuh bersamaan tahun ini pada tanggal 14 Feb 2010, saya menghadiri seminar sehari dengan tema "Linux Sebagai OS Alternatif" di SMK Negeri 4, Tangerang. Kali ini saya diundang sebagai pembicara pada seminar sehari tersebut, yang memang salah satu dari panitianya adalah rekan kerja saya.

Sebenarnya tema "Linux Sebagai Sistem Operasi Alternative" susah saya kritisi, karena arti kata "Alternatif" sendiri adalah sebuah pilihan kedua jika pilihan pertama tidak didapat. Oleh karena itu ketika saya berbicara pada seminar tersebut, saya memperbaiki temanya menjadi "Linux Sebagai Sistem Operasi Pilihan". Mengapa saya merubah temanya menjadi seperti tersebut? Karena Linux bukanlah alternatif dari sistem operasi lain, karena Linux adalah Linux dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Sebelum menggunakan Linux kita sudah memilih, dan bukan terpaksa, dalam konteks 'Alternatif'.

Saat acara berlangsung yang diikuti oleh siswa kelas 10 SMK Negeri 4 Tangerang dengan berbagai bidang studi. Mereka sangat memperhatikan yang saya sampaikan, terutama siswa-siswa pada bidang studi rekayasa perangkat lunak. Beberapa hal yang saya sampaikan antara lain :


  • Pengantar sejarah sistem operasi di dunia komputer
  • Pro dan Kontra sistem operasi Linux
  • FSF, Open Source dan GNU Licenses
  • Tampilan Linux
  • Dan siapa saja yang menggunakan linux berdasarkan link ini
Saat saya menunjukan siapa saja yang menggunakan Linux sebagai sistem operasi, hampir seluruh siswa tercengang karena banyak perusahaan dan pemerintahan yang menggunakan Linux. Saya harap ini dapat merubah image di masyarakat tengan 'gratis' berarti 'kurang bagus'. Justru dengan adanya sesuatu yang 'gratis' bisa membuat kita tidak harus menjadi 'pembajak' hasil karya orang lain.

Senang sekali dapat berbicara pada acara-acara seminar tenang Linux dan Open Source seperti ini dan berbagi pengetahuan kepada sesama pemuda Indonesia. Semoga acara-acara seperti ini dapat lebih banyak dilakukan oleh kita pemuda Indonesia dengan inisiatif dan semangat kebersamaan membangun bangsa ini menjadi lebih baik, setidaknya dengan cara dan kemampuan kita masing-masing.


Read more!

Monday, February 22, 2010

A Wife's Prayer

Dear Lord,

Help me to be the kind of wife you want me to be.

Help me not to take my role as wife lightly or take my husband's love for granted.

Help me to be a good listener, giving my husband my full attention so that I will be well aware of his concerns, aspirations, and needs.

Help me to pay attention to the advice my husband gives me when he brings things to my attention that I may be doing wrong or that I could be doing better.

Help me to be more anxious to please my husband than to have my own way.

Help me to be aware of the things that I do that upset my dear husband - and enable me not to keep doing them - so that I will not be causing unnecessary problems in our relationship.

Help me to remember that I am commanded to submit to my husband's role as head of the house even if he fails to faithfully submit to the headship of Christ.

Help me to treat my husband better than when we were first met and remind me of the importance of spending quality time alone with him and of doing things to remind him of how special he is to me.

Help me not to jump to conclusions about my husband's motives and enable me to think the best of him at all times.

Help me to apologize and set things straight when I complain, falsely accuse, act selfishly, or say unkind or provoking words.

Help me to go out of my way to complement him and to encourage him.

Help me to be a proper example of what a loving, considerate, caring, and self-sacrificing wife should be.

Help me to realize that it is my job to be an example of a mature and godly wife and not an example of a disrespectful and selfish child.

Help me to be joyful in spite of my circumstances and help me to avoid whining and complaining when things do not go my way.

Help me to admit my faults, to apologize when I am wrong, and to be anxious to heal wounds that I may have caused in my relationship to my husband.

Help me to realize that is far better to get my husband to do things I want him to do because he loves me and not because I nag him.

Help me to never forget that You gave me my husband to be a helpmate and best friend and may I never think of him as an adversary or a hindrance.

Help me to show my children how much I respect and love their father by my actions and by the words out of my mouth.

Help me not to be afraid to be affectionate and loving towards my husband in front of my children so that they will know how to be good spouses when they grow up.

Help me to support my husband in the proper administration of discipline to our children so they are not a burden or a grief to my husband.

Help me to show my children that my husband is truly my very best friend and a highly trusted partner in the ministry of our family.

Make me the kind of wife who my husband will never regret having married and even more than that, make me the kind of wife who is a joy for my husband to be around and who my husband will be proud to call his wife, a woman who honors him and who honors Christ.

Amen.

Article By My Friend's Fiancee


Read more!

Thursday, January 21, 2010

You know you’re a Slackware user when…

Source Article

Ever since I’ve started using Linux, Slackware has been my distro of choice. Thanks to my late friend Stanley for introducing it to me. I have tried many other distros like, Ubuntu, RedHat, Fedora, Xandros, VectorLinux, Gentoo, Debian, and others. But I still keep coming back in using Slackware.

I recently scanned my mailbox’s draft folder and have found this list useful to post. I really forgot where I got this from but credits goes to the contributors!

1. Users of other distros all seem like newbies to you.
2. You cannot stand people who don’t try to help themselves.
3. You feel a great disturbing in the force if you login and see no fortune quote.
4. You get nervous if /var/log/packages is missing.
5. The words “automatic dependency resolution” send shivers down your spine.
6. You think pam belongs in the kitchen, and not on a linux box.
7. You don’t know how to install something that doesn’t come in a source tarball.
8. Prebuilt packages are like fast food: the least the better.
9. You start twitching when all you can find is RPM’s.
10. You know who “Bob” is.
11. You know what man pages are.
12. You actually read man pages.
13. Other members of your LUG hold a certain reverence toward you as “That Guy”.
14. Some of them think you’re crazy.
15. They’re right.
16. You can think of 4 different answers to “how do I partition my hard drive”
17. One of them is “however you want”
18. “However you want” is a valid answer to any question.
19. You beat everyone at uptime contests.
20. You bash people for using /bin/bash instead of /bin/sh.
21. You have a life size poster of Pat Volkerding.
22. You’ve run a headless box at a remote location and it JUST WORKS.
23. You find it strange to see a machine without a working framebuffer.
24. You know how to configure your scroll mouse.
25. You know how to configure everything else too.
26. You see /etc/init.d in your nightmares.
27. You think /etc/httpd/conf/httpd.conf is for retards.
28. RPM is a mechanical term.
29. You have re-written rpm to a one line bash script.
30. You scold people who recommend using slapt-get/swaret/linuxpack ages.net
31. You use mutt, love it, and think those who don’t are idiots.
32. /usr/bin/pine exists.
33. The reason why you are so proud that emacs has its own diskset is that it makes it easier to remove.
34. You cannot understand why other distros split packages in 20 different ones that still depend on one another.
35. You don’t remember when’s the last time you re-installed.
36. You tell people “It’ll be released when it’s ready” more than 5 times a day.
37. You hate gentoo, but still compile everything.
38. Someone says "rm", and you think about trolls before the command.
39. You know how to use the rsync command.
40. You spend hours trying to get Beryl to work, only to disable it because you find it annoying.
41. You get excited when someone yells “The aliens are coming!”
42. You laughed at any of the above.
43. You contributed to this list.
44. You grab -current, see it runs not very stable, yell out “THIS IS AWESOME!!!” and start fixing it with a smile on your face.
45. You run across a dusty floppy disk labeled with the single letter “N” and think “I can’t throw this away, it might come in handy!”
46. You obsessively to name things “darkstar”
47. You port it to amd64 :)
48. If slackware didn’t exist you’d be using a BSD.
49. You have a sticker on your laptop that says “Ubuntu sux”
50. Your home directory is /my/slackbox/rules/ or /my/slacktop/rules/ :D
51. you change the start up scripts with vim (or emacs)
52. /usr/bin/pico exists
53. The first thing you do after starting KDE is open Konsole. With more than one tab. (Insert your favorite WM/shell)
54. For those of you who use nano, you’ve added a color-coding rule-set for *.SlackBuilds.


Read more!

Wednesday, December 23, 2009

The Light...


A Story By My Best Friend (Evan A.)

Dear, My Friends...

Christopher S. , L. Afriyadi

Dalam hidupku, mungkin ini adalah hal terburuk yg pernah aku alami. Aku kehilangan sebuah cahaya kehidupan dan cintaku. Seketika semua menjadi gelap dan tanpa arah. Ketika itu terjadi aku memutuskan untuk tetap melangkah mencari sebuah cahaya dari orang yg sangat kukasihi itu. Sebuah cahaya yang kupikir akan membuat semua menjadi jelas, membuat hidup ini menjadi penuh makna. Aku melangkah melintasi lembah-lembah gelap di dalam hatiku, mencari dan terus mencari secercah cahaya harapan itu. Akhirnya aku menjalani hidup yg gelap, mulai kehilangan arah, dan aku mulai lelah mencari. Kemudian di dalam kegelapan aku tertatih dan akhirnya aku jatuh ke lembah paling dalam di dasar hatiku. Sepi, sendiri, dan terluka, kehilangan semua daya yang aku miliki untuk bangkit, rasanya kaki yang lelah ini tidak mau lagi mengangkat tubuhku yang berat, tangan ini tidak bisa lagi meraih cita-cita yg ku impikan.

Aku menjadi tidak berdaya, aku menjadi lumpuh... Tetapi aku tidak mau menyerah! Sampai nyawa ini lepas dari tubuhku, aku akan terus mencarinya, mencari cahaya harapanku. Sampai satu ketika, aku benar-benar sudah tidak bisa bergerak walaupun aku ingin. Disaat itu aku bertanya,"Apakah hanya sampai di sini pencarianku..? Apakah aku sudah kehilangan semuanya..?". Aku terus mengulang pertanyaan itu dalam diriku, sampai akhirnya aku menjawab keraguan itu sendiri. "Ya! Semua sudah berlalu dan sudah tidak ada lagi yang tersisa dalam diriku. Semua sudah ku berikan untuk mengejar harapan itu", Ketika itu, aku bertanya lagi kepada diriku "Dimana cahaya itu berada..? Apakah benar cahaya itu masih ada..? Jauh sudah aku melangkah, tapi aku tidak pernah menemukannya".

Kemudian aku berfikir untuk melihat kebelakang dan melihat seberapa jauh aku telah melangkah dan itu membuatku terkejut. Ketika aku menolehkan kepalaku ke belakang ternyata dunia di belakangku penuh dengan cahaya dan warna. kenapa selama ini aku tidak menyadarinya..? Apakah selama ini aku terlalu pilu untuk merasakan cahaya yang hangat itu, atau aku terlalu arogan untuk melihat ke belakang..? Walaupun banyak darahku yang berceceran di sana, tapi dunia itu penuh warna, penuh dengan cahaya. Seketika itu juga aku meneteskan air mata dan tertawa...

Ternyata selama ini aku salah, salah mengharapkan sebuah cahaya yang bukan milikku. Dah aku terlalu sibuk melihat ke depan dan melupakan cahaya miliku sendiri yang mewarnai duniaku dibelakang sana. Hatiku terasa lega setelah melihat itu dan saat hatiku lega aku merasa takjub, rasanya semua tubuh yang penuh dengan luka ini kembali pulih tanpa sedikitpun luka dan semua kegelapan yang ada sirna saat itu juga, yang kuhadapi bukan lagi kegelapan, tapi sebuah cahaya putih yg siap untuk kuwarnai seterusnya, selama aku masih berada di dunia ini.

–Finished--


--When the cherry blossom of our heart bloom in grace
It will cover your sadness and fill away the valley of sorrow in your heart
The leaf of love will bring you a warm and soft light
Those will brightening your heart from darkness and lift your soul to the blue warm sky--


--When the rain has pouring to the earth
Then the land has a new hope of living
Because the pure water sweep away all the burden
And all the sadness of the land
So even in a hard time there always a new born, a new born of hope.--


Read more!